Beranda > Berita dan Info, TechnoFlash > Sony S-Frames DPF, Bingkai Digital untuk Foto

Sony S-Frames DPF, Bingkai Digital untuk Foto

Beberapa orang mengkin masih memilih menggunakan frame atau bingkai foto konvensional yang terbuat dari kayu, mika, atau kaca. Bingkai tersebut biasanya dipajang di dinding ruangan keluarga atau kamar tidur. Namun, hal tersebut bisa saja membuat kita bosan dan dirasa kurang efektif pada masa sekarang yang sudah menyentuh era digital. Industri kamera yang dapat menghasilkan ribuan foto digital dalam waktu yang relatif singkat, akan membuat banyak orang menyimpan hasil jepretannya di sebuah PC atau Notebook. Bila seperti itu terus-menerus, kesempatan orang lain ingin mengetahui hasil jepretan kita akan semakin minim.

Beberapa aternatif diantaranya adalah dengan menggunakan akun situs penyimpanan foto. Namun, itu juga masih dirasa kurang kurang efektif karena pengguna harus tersambung dengan internet terlebih dahulu.

Belakangan ini ada alternatif lainnya yaitu dengan menggunakan bingkai digital yang saat ini sudah mulai ramai dipasaran. S-Frames, bingkai foto digital yang baru saja diluncurkan produsen elektronik terkemuka, Sony hadir sebagai keluarga baru industri foto.

Fitur-fitur yang ditawarkan S-Frames sebenarnya hamper sama dengan frame digital lainnya, namun S-Frames memberikan banyak pilihan yang dapat sesuai dengan keinginan pengguna. Terdapat 2 varian S-Frames yang ditawarkan kepada para penggila foto. Kedua varian tersebut hanya memiliki perbedaan pada layar LCD yang tertanam untuk menunjukkan display foto di S-Frames. Model X85 memiliki ukuran LCD sekitar 8 inci dengan asumsi ukuran 20 cm. sedangkan model lainnya, X95 memiliki ukuran display labih besar sekitar 9 inci. Perbedaan yang tidak terlalu mencolok tersebut nantinya akan menjadi dasar pilihan bagi para pengguna.

Meskipun ukuran dari bingkai foto digital yang ditawarkan Sony tersebut berbeda-beda, namun untuk masalah resolusi warna S-Frames memakai ukuran 800 x 480 pixel. Ukuran tersebut sebenarnya masih dirasa kurang bagi pengguna yang memakai kamera SLR dengan resolusi yang mencapai ribuan pixel. Namun, S-Frames sepertinya sesuai dengan orang-orang yang ingin menampilkan foto keluarga dengan skala yang lebih kecil.

  1. agus wibowo
    18 Maret 2010 pukul 4:55 PM

    wah innovasi yang kerennnn

  2. 23 Februari 2013 pukul 8:58 AM

    Excellent site. Plenty of helpful info here. I am sending it to a few
    pals ans additionally sharing in delicious. And of course, thanks in your effort!

  3. 12 Februari 2014 pukul 1:32 PM

    I really enjoy the way in which how you will have conveyed
    your feelings through terms. This is the novice I am just looking at this website.
    And I cherished it. You might have encouraged us a
    whole lot

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: